Selasa, 07 Januari 2014
PEMERINTAH
KABUPATEN CILACAP
SMK NEGERI 1 KAWUNGANTEN
FILIAL KAMPUNG LAUT
Jl. Kalen
bener, Panikel, Kec.Kampung Laut
CILACAP
Kode Pos 53253
Nomor : 005/ /IX/2013
Lampiran : -
Perihal : Undangan
Kepada
Yth.
Bp/Ibu/Sdr
……………………
Selaku
Komite SMK N 1 Kawunganten Filial
Kampung Laut
Di
Tempat
Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Sehubungan
dengan akan diadakannya rapat wali murid SMK N 1 Kawunganten Filial Kampung
Laut, maka Kami mengundang Bp/Ibu/Sdr Pemgurus Komite pada :
Hari
/ Tanggal : Sabtu, 14 September
2013
Waktu : Pukul 10.00 WIB s/d
selesai
Tempat : SMK N 1 Kawunganten Filial
Kampung Laut
Keperluan : Rapat Koordinasi
Dengan
ini kami mohon kehadiran Bp/Ibu/Sdr tepat waktu.
Demikian
surat pemberitahuan dari kami, atas perhatian dan kerjasama Bp/Ibu/Sdr
diucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb
|
Mengetahui,
a.n. Kepala Sekolah
Waka Operasional
Syekhudin,S.Pd
NIP . 19591105 198503 1 010
|
|
Kampung Laut, 14 September 2013
|
Senin, 06 Januari 2014
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MAKALAH
Untuk Memenuhi
Salah Satu Tugas Mata Teknologi
Informasi Yang Diampu
Oleh Bapak Ade Sueherman.S.Pd
Sri Jayanti
2108130180
PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS GALUH
2013
KATA
PENGANTAR
Puja dan puji syukur kami
panjatkan kepada Allah SWT Tuhan semesta alam, dengan rahmat dan
karunia-Nya kami dapat menyusun Makalah Tentang Teknologi Informasi ini sebagai pemenuhab tugas mata kuliah Tehnologi Informasi yg di ampu oleh Ade dengan
lancar.
Saya berharap semoga
dengan makalah ini saya mendapatkan nilai yang bagus di mata kuliah Teknologi
informasi ini.Dan semoga saja makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Saya menyadari bahwa
makalah ini tidak luput dari kekurangan.Oleh karena itu, kami menerima dengan lapang dada atas saran dan kritik yang
membangun sangat saya harapkan demi penyempurnaan dan perbaikan makalah ini.
Ciamis,
14 November 2013
Penyusun
Sri
Jayanti
DAFATAR ISI
KATA
PENGANTAR.................................................................................................................... i
DAFTAR
ISI................................................................................................................................. ii
BAB
I PENDAHULUAN........................................................................................................... 1
A.
Latar Belakang............................................................................................................................. 1
B.
Rumusan Masalah....................................................................................................................... 1
C.
Tujuan......................................................................................................................................... 1
BAB
II LANDASAN TEORI.................................................................................................... 2
BAB
III PEMBAHASAN.......................................................................................................... 3
A.
Pengertian
Teknologi Informasi.................................................................................................. 3
B.
Pengaruh
Teknologi Informasi Terhadap Pendidikan................................................................ 4
BAB
IV PENUTUP
A.
Kesimpulan................................................................................................................................ 10
B.
Saran.......................................................................................................................................... 10
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dewasa ini perkembangan dan kemajuan
teknolgi informasi berjalan sangat cepat. Seiring dengan perkembangan teknologi
informasi, penyimpanan dan pengiriman data semakin murah dan semakin baik
kualitasnya.Baik individu, institusi, maupun pemerintah ikut melakukan berbagai
upaya untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ini. Bahkan dalam
dunia pendidikan di Indonesia, sudah saatnya kita memanfaatkan teknologi
informasi tersebut. Apalagi dengan adanya program school net, jardiknas dan
sebagainya ., maka seluruh komponen lembaga pendidikan dituntut menyiapkan diri
dengan menyiapkan sarana prasarana untuk memanfaatkan perkembangan teknologi
informasi tersebut. Teknologi informasi ini akan memberikan nilai tambah dalam
proses pembelajaran.Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya kebutuhan
informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak semuanya diperoleh dalam
lingkungan sekolah. Demikian pula pada saat melakukan pertukaran data dan
informasi antar sekolah, sekolah dengan masyarakat, sekolah dengan pemerintah
daerah dan pusat, dan lain-lain, semuanya akan lebih efektif dan efisien jika
memanfaatkan teknologi informasi.
B.
Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas maka
saya merumuskan masalah sebagai berikut :
1. Apa Pengertian Teknologi Informasi
Dan Komunikas?
2. Apa Pengaruhnya Terhadap Dunia
Pendidikan?
C.
Tujuan
Dan dari rumusan masalah tersebut
diatas, maka saya memiliki tujuan sebagai berikut
1. Untuk Mengetahui Apa Itu Teknologi
Informasi Dan Komunikasi.
2. Untuk Menetahui Pengaruh Terhadap
Dunia Pendidikan.
BAB
II
LANDASAN
TEORI
1. Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang
diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
2. Informasi
Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri
dari ordersekuens dari simbol, atau makna
yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam
atau ditransmisikan.
3. Komunikasi
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi,
dan masyarakat
menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan
dan orang lain".[1]
4. Pendidikan
4. Pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana
untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki
kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
BAB
III
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKASI
A. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang
digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun,
menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi
yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang
digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan
informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan
seperangkat komputer untuk mengolah data, system jaringan untuk menghubungkan
satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan
teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara
global. Arti teknologi informasi bagi dunia pendidikan seharusnya berarti
tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program
pendidikan. Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan sudah
merupakan kelaziman. Membantu menyediakan komputer dan jaringan yang
menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru, dan administrator sekolah.
Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru dilatih menggunakan komputer
pribadi. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini
adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang
kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains,
teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama
antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang
lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi,
ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.
Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari
kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan
e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara
elektronik.
B.
Pengaruh Teknologi Informasi Pada Pendidikan
Sejarah IT dan Internet tidak dapat dilepaskan dari bidang
pendidikan. Internet di Amerika mulai tumbuh dari lingkungan akademis (NSFNET),
seperti diceritakan dalam buku “Nerds 2.0.1”. Demikian pula Internet di
Indonesia mulai tumbuh dilingkungan akademis (di UI dan ITB), meskipun cerita
yang seru justru muncul di bidang bisnis. Mungkin perlu diperbanyak cerita
tentang manfaat Internet bagi bidang pendidikan.Adanya
Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber
informasi bukan menjadi malasah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber
informasi yang mahal harganya. (Berapa banyak perpustakaan di Indonesia, dan bagaimana
kualitasnya?.) Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses
perpustakaan di Amerika Serikat. Mekanisme akses perpustakaan dapat dilakukan
dengan menggunakan program khusus (biasanya menggunakan standar Z39.50,
seperti WAIS[1][1]), aplikasi telnet (seperti pada aplikasi hytelnet[2][2]) atau melalui
web browser (Netscape dan Internet Explorer). Sudah banyak cerita tentang pertolongan
Internet dalam penelitian, tugas akhir. Tukar menukar informasi atau Tanya jawab
dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet. Tanpa adanya Internet banyak tugas
akhir dan thesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.Kerjasama
antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang letaknya berjauhan secara
fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dahulu, seseorang harus berkelana
atau berjalan
jauh untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini
hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian
dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui Internet, via email,ataupun
dengan menggunakan mekanisme file
sharring. Bayangkan apabila seorang mahasiswa
di Irian dapat berdiskusi masalah kedokteran dengan seoran pakar diuniversitas
terkemuka di pulau Jawa. Mahasiswa dimanapun di Indonesia dapat mengakses
pakar atau dosen yang terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis
bukan menjadi masalah lagi.
1.
Peran Teknologi Informasi Dalam Modernisasi Pendidikan
Menurut Resnick (2002) ada tiga hal penting yang
harus dipikirkan ulang terkait dengan modernisasi pendidikan:
1. Bagaimana
kita belajar (how people learn);
2. Apa
yang kita pelajari (what people learn);
3. Kapan dan dimana kita belajar (where and when people learn).
Dengan mencermati jawaban atas ketiga pertanyaan
ini, dan potensi TI yang bisa dimanfaatkan seperti telah diuraikan sebelumnya,
maka peran TI dalam moderninasi pendidikan bangsa dapat dirumuskan.
Pertanyaan pertama,
bagaimana kita belajar, terkait dengan metode atau model 3 pembelajaran.Cara
berinteraksi antara guru dengan siswa sangat menentukan model pembelajaran.
Terkait dengan ini, menurut Pannen (2005), saat ini terjadi perubahan paradigma
pembelajaran terkait dengan ketergantungan terhadap guru dan peran guru dalam
proses pembelajaran. Proses pembelajaran seharusnya tidak 100% bergantung
kepada guru lagi (instructor dependent) tetapi lebih banyak terpusat
kepada siswa (student-centered learning atau instructor independent).
Guru juga tidak lagi dijadikan satu-satunya rujukan semua pengetahuan tetapi
lebih sebagai fasilitator atau konsultan.
Peranan yang bisa
dilakukan TI dalam model pembelajaran ini sangat jelas.Hadirnya e-learning
dengan semua variasi tingkatannya telah memfasilitasi perubahan ini.Secara umum,
e-learning dapat didefinisikan sebagai pembelajaran yang disampaikan
melalui semua media elektronik termasuk, Internet, intranet, extranet,
satelit, audio/video tape, TV interaktif, dan CD ROM (Govindasamy,
2002). Menurut Kirkpatrick (2001), e-learning telah mendorong
demokratisasi pengajaran dan proses pembelajaran dengan memberikan kendali yang
lebih besar dalam pembelajaran kepada siswa. Hal ini sangat sesuai dengan
prinsip penyelenggaraan pendidikan nasional seperti termaktub dalam Pasal 4
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang
menyatakan bahwa “pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan
serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai
keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa”.
Secara umum, peranan e-learning
dalam proses pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi dua: komplementer
dan substitusi. Yang pertama mengandaikan bahwa cara pembelajaran dengan
pertemuan tatap-muka masih berjalan tetapi ditambah dengan model interaksi
berbantuan TI, sedang yang kedua sebagian besar proses pembelajaran dilakukan
berbantuan TI. Saat ini, regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah juga
telah memfasilitasi pemanfaatan e-learning sebagai substitusi proses
pembelajaran konvensional. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No.
107/U/2001 dengan jelas membuka koridor untuk menyelenggarakan pendidikan jarak
jauh di mana e-learning dapat masuk memainkan peran.
2.
Fungsi
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam
pembelajaran
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memilliki tiga
fungsi utama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, yaitu :
1. Teknologi berfungsi sebagai alat (tools), dalam hal
ini TIK digunakan sebagai alat bantu bagi pengguna (user) atau siswa
untuk membantu pembelajaran, misalnya dalam mengolah kata, mengolah angka,
membuat unsur grafis, membuat database, membuat program administratif untuk
siswa, guru dan staf, data kepegawaian, keungan dan sebagainya.
2. Teknologi berfungsi sebagai ilmu pengetahuan (science).
Dalam hal ini teknologi sebagai bagian dari disiplin ilmu yang harus dikuasai
oleh siswa. Misalnya teknologi komputer dipelajari oleh beberapa jurusan di
perguruan tinggi seperti informatika, manajemen informasi, ilmu komputer. dalam
pembelajaran di sekolah sesuai kurikulum 2006 terdapat mata pelajaran TIK
sebagai ilmu pengetahuan yang harus dikuasi siswa semua kompetensinya.
3. Teknologi berfungsi sebagai bahan dan alat bantu untuk
pembelajaran (literacy). dalam hal ini teknologi
dimaknai sebagai bahan pembelajaran sekaligus sebagai alat bantu untuk
menguasai sebuah kompetensi berbantuan komputer. Dalam hal ini komputer telah
diprogram sedemikian rupa sehingga siswa dibimbing secara bertahap dengan
menggunakan prinsip pembelajaran tuntas untuk menguasai kompetensi. dalam hal
ini posisi teknologi tidak ubahnya sebagai
guru yang berfungsi sebagai : fasilitator, motivator, transmiter, dan
evaluator.
Peran dan fungsi
teknologi informasi dalam konteks yang lebih luas, yaitu dalam manajemen dunia
pendidikan, berdasar studi tentang tujuan pemanfaatan TI di dunia pendidikan
terkemuka di Amerika, Alavi dan Gallupe (2003) menemukan beberapa tujuan
pemanfaatan TI, yaitu :
1. Memperbaiki
competitive positioning
2. Meningkatkan brand
image
3. Meningkatkan kualitas
pembelajaran dan pengajaran
4. Meningkatkan kepuasan
siswa
5. Meningkatkan
pendapatan
6. Memperluas basis
siswa
7. Meningkatkan kualitas
pelayanan
8. Mengurangi biaya
operasi
9. Mengembangkan produk
dan layanan baru.
Karenanya, tidak
mengherankan jika saat ini banyak institusi pendidikan di Indonesia yang
berlombalomba berinvestasi dalam bidang TI untuk memenangkan persaingan yang
semakin ketat.Maka dari itu untuk memenangkan pendidikan yang bermutu maka
disolusikan untuk memposisikan institusi pendidikan pada sel satu yaitu
lingkungan peluang yang menguntungkan dan kekuatan internal yang kuat.
3.
Faktor-Faktor Pendukung Teknologi Informasi Dalam Pendidikan
Teknologi informasi
yang merupakan bahan pokok dari e-learning itu sendiri berperan dalam
menciptakan pelayanan yang cepat, akurat, teratur, akuntabel dan
terpecaya.Dalam rangka mencapai tujuan tersebut maka ada beberapa factor yang
mempengaruhi teknologi informasi yaitu:
1. Infrastruktur, agar
teknologi informasi dapat berkembang dengan pesat ,pertama dibutuhkan infrastruktur
yang memungkinkan akses informasi di manapun dengan kecepatan yang mencukupi.
2. Sumber Daya Manusia,
menuntut ketersediaan human brain yang menguasai teknologi tinggi.
3. Kebijakan, menuntut
adanya kebijakan berskala makro dan mikro yang berpihak pada pengembangan
teknologi informasi jangka panjang.
4. Finansial,
membutuhkan adanya sikap positif dari bank dan lembaga keuangan lain untuk
menyokong industri teknologi informasi.
5. Konten dan Aplikasi,
menuntut adanya informasi yang disampai pada orang, tempat, dan waktu yang
tepat serta ketersediaan aplikasi untuk menyampaikan konten tersebut dengan
nyaman pada penggunanya.
Perkembangan
Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan
dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life,
artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara
elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai
dengan awalan e seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library,
e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversiiy, dan yang lainnya lagi
yang berbasis elektronika (Mason R. 1994)
4.
Dampak Penggunaan teknologi Informasi dan
Komunikasi
Teknologi informasi dan telekomunikasi dapat
dimanfaatkan pada berbagai bidang kehidupan salah satunya dalam dunia pendidikan.
Manfaat TIK dalam bidang pendidikan antara lain
:
- Berbagi hasil penelitian, hasil penelitian yang dimuat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain disegala penjuru dunia dengan cepat.
- Konsultasi dengan pakar, konsultasi dangan para ahli dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh.
- Perpustakaan online, perpusatakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
- Diskusi online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
- Kelas online. Aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka.
Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang
pendidikan bagi pelajar antara lain :
- Dapat mengakses informasi-informasi hasil penelitian orang lain
- Memperoleh sumber ilmu pengetahuan dengan mudah
- Akses ke para ahli lebih mudah karena tidak dibatasi jarak dan waktu
- Materi pelajaran dapat disampaikan interaktif dan menarik
- Melalui belajar jarak jauh dapat menghemat biaya dan waktu.
Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang
pendidikan bagi penyelenggara pendidikan antara lain :
- Dapat berbagi hasil penelitian dengan lembaga pendidikan lain
- Dapat memberi layanan lebih baik ke peserta didik
- Dapat menjangkau peserta didik yang tempatnya sangat jauh
- Melalui perpustakaan online, dapat menekan biaya untuk menyediakan buku.
- Dapat saling berbagi sumber ilmu dengan institusi lain.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Peningkatan
kualitas pembelajaran dapat dilakukan dengan menggunakan media teknologi
pendidikan, yaitu dengan cara mencari dan mengidentifikasi permasalahan yang
dihadapi dalam belajar kemudian dicarikan pemecahannya melalui aplikasi
Teknologi Informasi yang sesuai. Upaya pemecahan permasalahan pendidikan
terutama masalah yang berhubungan dengan kualitas pembelajaran, dapat ditempuh
dengan cara penggunaan berbagai sumber belajar dan penggunaan media
pembelajaran yang berfungsi sebagai alat bantu dalam meningkatkan kadar hasil belajar
peserta didik. Teknologi informasi digunakan sebagai media untuk mempermudah
pencarian informasi tersebut.
B. Saran
Teknologi
informasi merupakan salah satu media yang efektif dalam kegiatan
pembelajaran.Namun dalam penggunaanya harus sesuai dengan tujuan pembelajaran
karena sering terjadi penyalahgunaan dalam penggunaan teknologi informasi.
DAFTAR PUSTAKA
Miarso, Yusufhadi, 2005, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, Kencana,
Jakarta
Moerwanto, F.B, 2002, Mengenali Arti dan Manfaat Telematika, Jakarta
Langganan:
Postingan (Atom)

